Pemandangan
wanita berjilbab dengan celana celana ketat, baju ketat, baju tipis dan singkat
sudah menjadi pemandangan mata setiap hari saat kita berada di jalan,Dikampus
dsb. Tak kurang juga pakaian wanita yang berjilbab lebih seksi dari wanita
tidak bejilbab. Tidak kurang juga wanita berjilbab lebih buruk perangainya dari
wanita tidak berjilbab
Tanda Benarnya
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Dari Abu
Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا
قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ
وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ
كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ
يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ
مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua
golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang
memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita
yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk
unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan
mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”
(HR. Muslim no. 2128)
BERJILBAB IKUT
SYARIAT ATAU IKUT FASHION SEMATA-MATA???
Bila wanita
menjaga auratnya dari pandangan lelaki bukan mahram, tidak hanya dia menjaga kehormatan dirinya,
malah maruah wanita mukmin keseluruhannya.
Harga diri
wanita terlalu mahal. Ini karena syariat telah menetapkan agar wanita
berpakaian longgar dengan warna yang tidak menarik serta menutup seluruh
badannya dari kepala hingga ke kaki.
Kalau dibuat
perbandingan dari segi harta dunia seperti intan dan berlian, ianya dibungkus
dengan rapi dan disimpan pula di dalam lemari besi yang berkunci.
Begitu juga
diumpamakan dengan wanita, karena wanita yang bermaruah tidak akan memamerkan
tubuh di khalayak umum.
Mereka masih
bisa tampil di hadapan masyarakat sesuai dengan garis syarak.Wanita tidak
seharusnya mengorbankan maruah dan dirinya semata-mata untuk mengejar pangkat,
derajat, nama, harta dan kemewahan dunia.
Menyentuh
mengenai pakaian wanita, Alhamdulillah sekarang telah banyak wanita yang
menjaga auratnya, setidaknya dengan memakai tudung.Dapat kita saksikan di sana
sini wanita mulai memakai jilbab .. Pemakaian jilbab penutup aurat sudah
melanda dari tingkat bawah hingga ke tingkat atasa. dari golongan siswa sekolah
sampai pekerja kantor.
Meskipun
berbagai gaya jilbab diperaga dan dipakai, namun pemakaiannya masih tidak
lengkap dan sempurna.kalo masih lehernya terlihat, dada dan sebagainya.Juga ada
yang memakai jilbab, tetapi disaat yang bersamaan ia memakai celana ketat /
legging dan sebagainya. berbagai warna dan berbagaii fashion jilbab juga
dirancang untuk wanita-wanita Islam kini.
Ada contoh
jilbab yang dipakai dengan songkok di dalamnya, dihias pula dengan kerongsang
(broach) yang menarik.
Malah labuci
warna-warni dijahit pula di atasnya.Dan berbagai-bagai gaya lagi yang
dipaparkan dalam majalah dan surat khabar fesyen untuk tudung.
contoh diatas
bukan bertujuan untuk membuat fitnah, sebaliknya menambahkan fitnah ke atas
wanita. padahal sepatutnya pakaian bagi seorang wanita mukmin itu adalah bukan
saja menutup auratnya, malah sekaligus menutup maruahnya sebagai seorang
wanita.
Yaitu pakaian
dan jilbab yang tidak menampakkan bentuk tubuh badan wanita, dan tidak
berhias-hias yang mana akan menjadikan daya tarikan kepada lelaki bukan
mahramnya.Sekaligus pakaian boleh melindungi wanita dari menjadi bahan gangguan
lelaki yang tidak bertanggungjawab.
Bilamana wanita
bertudung tetapi masih berhias-hias, maka terjadilah pakaian wanita Islam
sekarang walaupun bertudung, tetapi semakin membesarkan riak dan bangga dalam
diri.
Sombong makin
bertambah, lalu jalan mendabik dada.Terasa tudung kitalah yang paling cantik,
up-to-date, sofistikated, bergaya, ada kelas dan sebagainya.Berjilbab, tapi
masih ingin bergaya.
Kesimpulannya,
jilbab yang kita pakai tidak membuahkan rasa kehambaan.Kita tidak merasakan
diri ini hina, banyak berdosa dengan Tuhan maupun dengan manusia.Kita tidak
terasa bahwa menegakkan syariat dengan berjilbab ini hanya satu amalan yang
kecil yang mampu kita laksanakan.Kenapa hati mesti berbunga dan berbangga jika
boleh memakai jilbab?
Ada orang berjilbab
tetapi lalai atau tidak bersembhyang.Ada orang yang berjilbab tapi masih
berkepit dan keluar dengan lelaki. Ada orang berjilbab yang masih terlibat
dengan pergaulan bebas.Ada orang berjilbab yang masih menyentuh tangan-tangan
lelaki yang bukan mahramnya.
Dan
bermacam-macam lagi maksiat yang dibuat oleh orang-orang berjilbab termasuk
kelas besar seperti zina, khalwat dan sebagainya.
Jadi, nilai
jilbab sudah dicemari oleh orang-orang yang seperti ini.
Orang Islam
lain yang ingin ikut jejak orang-orang bberjilbab pun tersekat melihat sikap
orang-orang yang mencemari hukum Islam.
Bagaimana
lelaki-lelaki ISLAM di luar sana mau menahan nafsu..?
Bilamelihat
perempuan ISLAM pakai ketat dan seksi seperti itu...???
memang Boleh
dikatakan setiap hari kaum lelaki berperang dengan nafsu dibuat
"aduhaii", tak tau sampai mana bisa tahan. simple saja, boleh
dikatakan setiap hari hidup ini berhadapan dengan perempuan-perempuan yang
mengairahkan depan belakang kanan kiri (celakalah keatas kamu!!!).
Bagaimana
lelaki-lelaki ISLAM di luar sana mau menahan nafsu..?
Bila melihat
perempuan ISLAM pakai ketat dan seksi seperti itu..
Di bulan
Ramadhan pula ..?
subhanallah
Andai saja
wanita mengerti apa yang di pikirkan seorang laki-laki ketika melihat mereka
berpakaian seksi, saya yakin mereka pasti tak mau tampil seperti itu lagi.
Kecuali, bagi mereka yang memang sudah punya niat untuk menarik lelaki dengan
aset berharga yang mereka punya.
Dikutip
dari: http://lemonadesquash.blogspot.com/2011/01/pakai-legging-dan-bercelana-ketat.html