Kamis, 02 Februari 2012

Ujian Akhir Nasional vs Ujian Akhir(at)

0


Sebentar lagi nih aku mau menghadapi UAN. Berbagai persiapan dan hiruk piku-pun dilakukan. Mulai dari belajar dengan tekun, mengikuti bimbingan belajar, belajar kelompok, berdoa bersama di masjid sekolah hingga menggunakan cara – cara nyeleneh-pun tak jarang juga dilakukan. Semisal, membuat contekan, mencari bocoran soal, membeli kunci jawaban bahkan pergi ke dukun. Yang paling parah nih ngambil tanah kuburan, alasannya sih biar lancar jawabnya.  Ya, sedemikianlah anak – anak, adik – adik, teman-teman, dan kita  mempersiapkan ujian di sekolah demi mendapatkan penghargaan, yaitu IJAZAH dan KELULUSAN.
Subhanallah…
Semoga Allah mudahkan kalian untuk mengikuti Ujian Nasional itu, wahai teman-teman…
Baiklah, mari sedikit kita tengok sebuah ujian yang pasti se pasti – pastinya akan dihadapi oleh setiap manusia yang terlahir di muka bumi ini. Ya, kitapun juga akan menghadapi ujian akhir. Hanya saja yang membedakan antara ujian akhir UAN/UNAS dengan ujian akhir ini, adalah pertaruhan antara KEBAHAGIAN KEKAL DI SURGA, ataukah KEBINASAAN YANG SEHANCUR – HANCURNYA DI NERAKA.
Lengah dan lalai…
Itulah sifat kebanyakan manusia dalam menghadapi ujian akhir(at) ini. Bahkan justru juga banyak yang tidak sadar jikalau nantinya mereka akan menghadapi ujian yang maha dahsyat ini. Padahal sungguh, ujian itu akan Allah ta’ala datangkan.
Allah ta’ala katakan:
“(Allah)Yang menjadikan mati dan hidup, supaya dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,” (QS. Al Mulk: 02)
Kemudian Allah katakana lagi:
“Dan Sesungguhnya kami benar-benar akan menguji kamu agar kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.” (QS. Muhammad: 31)
Sungguh besar perbedaan antara Ujian dunia dengan Ujian Akhir(at) nanti…
Ujian di dunia hanyalah terbatas pada sebagian masalah yang ada di dalam buku, tidak mungkin soal akan dibuat dari materi yang tidak tertulis dalam buku pelajaran. Disamping itu, tentunya guru akan membantu mengulang – ulang dalam memberikan pembahasan soal. Tujuannya tentu agar para siswa dapat dengan mudah mengerjakannya.
Adapun ujian akhir(at), maka sungguh akan Allah ta’ala tanyakan semua persoalan dari segi kehidupan, pertanyaan tentang harta, pertanyaan tentang ilmu, pertanyaan tentang hak – hak sesame manusia, pertanyaan waktu, pertanyaan akidah, pertanyaan amanah dan segenap pertanyaan – pertanyaan besar lainnya. Pertanyaan yang tentu akan sangat mengerikan dan membingungkan untuk dijawab oleh manusia – manusia yang tidak mempersiapkannya.
Allah ta’ala katakan:
“Maka demi Tuhanmu, kami pasti akan menanyai mereka semua. Tentang apa yang Telah mereka kerjakan dahulu.” (QS. Al Hijr: 92 – 93)
Nabiyullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan penjelasan:
Tidaklah beranjak kedua telapak kaki anak Adam dari sisi Rabb-nya, hingga mereka ditanya tentang lima hal. Tentang umurnya, bagaimana mereka habiskan. Tentang masa muda-nya, kemana mereka habiskan, tentang hartanya darimana mereka dapatkan dan kemana mereka belanjakan, serta tentang ‘ilmu, kemana mereka amalkan…” (HR. At Tirmidzi, II/289, dikatakan hasan oleh Asy Syaikh Al Albani)
Kemudian…
Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya…” (HR. Al Bukhari, VIII/444 dan Muslim, III/1159)
Maka persiapkanlah dirimu wahai para pemimpin…!!!
Kemudian…
Ujian di dunia, tentu telah disediakan tempat yang nyaman, suasana yang tenang, cahaya terang bahkan sebagian ruangannya ber-AC sehingga sejuk dan tenang dalam melaksanakan ujian.
Akan tetapi Ujian Akhir(at), suasananya sungguh amat mencekam…!!!
Suasana yang menakutkan, tempat yang mengerikan…
(yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan meraka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.” (QS. Ibrahim: 48)
Peristiwa yang sungguh luar biasa, membuat kulit begidik, hati gemetar, dan urat leher berdenyut. Bahkan sebagian anak – anak, akan menjadi tua dan terlihat tua karena dahsyatnya hari itu…!
“(Yaitu) hari yang menjadikan anak-anak beruban.” (QS. Al Muzammil: 17)
Dan ketika itu, seluruh manusia dari awal diciptakan hingga manusia terakhir akan dihidupkan kembali dalam keadaan telanjang, tanpa alas kaki dan tanpa dikhitan…
‘Aisyah radliyallahu’anha mengisahkan dari suami beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam-…
“ Kalian akan digiring dalam keadaan tanpa alas kaki, telanjang dan dalam keadaan tidak dikhitan.” Kemudian ‘Aisyah bertanya,” Wahai rasulullah, apakah laki – laki dan perempuan akan saling melihat (kelamin) satu sama lain?” Nabi menjawab,” Urusannya jauh lebih besar dari yang demikian itu…!” (HR. Al Bukhari, VII/249 dan Muslim, IV/1739)
To be continue, insya Allah…

0 komentar:

Posting Komentar