Waktu,
Nafas yang tak akan kembali
Manusia
hanyalah nafas pengendara di atas punggung usianya
Digulung
hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa
Nafasku
terus berjalan, setia menuntunku ke pintu kematian
Sebenarnya
dunialah yang kujauhi dan liang kuburlah yang kudekati
Satu hari
berlalu, berarti satu hari berkurang umurku
Umurku yang
tersisa di hari ini sungguh tidak bernilai harganya, sebab esok hari belum
tentu jadi bagian dari diriku

0 komentar:
Posting Komentar